Jumat, 16 Desember 2011

Membelajarkan Anak untuk Belajar dan Mencintai Matematika melalui Outbond Matematika

Pengertian matematika berdasarkan etimologis (Elea Tinggih, 1972:5), perkataan matematika berarti pengetahuan yang diperoleh dengan bernalar. Matematika terbentuk sebagai hasil pemikiran manusia yang berhubungan dengan ide, proses dan penalaran (Ruseffendi ET, 1980: 148). Pada tahap awal matematika terbentuk dari pengalaman manusia dalam dunianya secara empiris, karena matematika sebagai aktivitas manusia kemudian pengalaman itu diproses dalam dunia rasio, diolah secara analisis dan sintesis dengan penalaran di dalam struktur kognitif sehingga sampailah pada suatu kesimpulan berupa konsep-konsep matematika.
Matematika merupakan pelajaran wajib yang diajarkan di semua tingkat satuan pendidikan, mulai dari tingkat rendah seperti SD, SMP hingga SMA. Bahkan di tingkat perguruan tinggi matematika masih sangat dibutuhkan, misalnya untuk menunjang perhitungan dalam skripsi, tesis, dan juga disertasi. Jadi seseorang suka atau tidak suka terhadap Matematika, tetap saja akan bertemu matematika, baik itu dalam pembelajaran formal, maupun dalam kehidupan sehari-hari. Matematika sebagai Queen of Science, yang berarti bahwa matematika adalah ratu dari ilmu pengetahuan. Matematika sebagai alat bantu dan pelayan bagi ilmu-ilmu  lain, seperti fisika, kimia, biologi, astronomi, teknik, ekonomi, kedokteran, pertanian, farmasi, dan lain sebagainya. Sayangnya matematika merupakan pelajaran yang masih dianggap sulit dan membosankan, bahkan ada siswa yang menganggap matematika adalah pelajaran yang menakutkan dan mematikan. Oleh karena itu kebanyakan orang akan merasa malas untuk belajar matematika.

Matematika sebagai suatu pertanda perkembangan intelegensi manusia, matematika juga merupakan salah satu cara mengembangkan cara berpikir. Hal tersebut menunjukkan bahwa matematika sangat diperlukan, baik untuk kehidupan sehari-hari maupun dalam menghadapi kemajuan IPTEK, untuk itu matematika perlu dibekalkan pada siswa sejak Sekolah Dasar (SD). Hingga saat ini sudah banyak ditemukan, disusun dan dikembangkan berbagai macam model, pendekatan, dan metode pembelajaran untuk pelajaran matematika. Sebagian besar metode tersebut diyakini dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Namun kenyataannya masih banyak peserta didik yang mengalami kesulitan. Padahal proses pembelajarannya dilakukan dengan strategi pembelajaran yang relevan. Walaupun metode pembelajarannya relevan, siswa cenderung merasa bosan karena pembelajarannya dilakukan dalam kelas. Kesulitan menemukan strategi pembelajaran yang relevan sering terjadi di kalangan guru Sekolah Dasar (SD) dikarenakan para peserta didiknya masih dalam fase dunia bermain.

Inovasi yang mampu mengkolaborasikan antara dunia bermain anak dengan kemampuan berpikir akademis siswa sangat baik tentunya agar tercapainya tujuan pembelajaran. Dunia bermain anakpun tidak sepenuhnya dipandang negatif sebaiknya oleh para orangtua maupun guru. Anak-anak dapat mengeksplorasi dirinya ketika bermain, mereka dapat beraksi, berkreatifitas, bahkan meningkatkan kemampuan berkomunikasi mereka dengan rekan bermainnya.

Mengingat pentingnya mata pelajaran matematika dan dunia bermain anak ,penulis mengembangkan pembelajaran matematika melalui kegiatan outbond. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa dengan menekankan pada aplikasi matematika secara realistik. Kegiatan ini tidak serta merta meningkatkan mutu pendidikan matematika begitu saja, tetapi paling tidak, ada langkah nyata yang mengarah kepada pencapaian tujuan tersebut. Harapannya dengan adanya outbond matematika ini menjadi jalan bagi siswa Sekolah Dasar (SD) agar lebih menyenangi dan respect terhadap matematika, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan prestasi belajar matematikanya.


          
           Outbond matematika ini menerapkan konsep permainan outbond secara umum. Perbedaannya adalah outbond matematika ini didasari oleh metode permainan dalam pembelajaran matematika, yaitu cara menyajikan bahan belajar melalui bermain sehingga muncul unsur kompetisi secara sehat, perjuangan-usaha untuk menang, tumbuh rasa kebersamaan, dan kemampuan identifikasi, eksplorasi, inkuiri, generalisasi bisa terlatih.

Belajar dengan bermain akan lebih efektif dibandingkan belajar dengan struktur yang baku, seperti mendengarkan ceramah, duduk manis, dan hanya diam dalam kelas. Dalam bermain anak akan mengalami proses untuk membangun pengetahuan sendiri dan memberi makna pada pengetahuan yang dibangunnya tersebut.

            Dalam kegiatannya, outbond matematika ini menggunakan prinsip-prinsip outbond secara umum yaitu adanya kerjasama tim dan pos-pos permainan. Permainan-permainan matematikanya dipilih yang sesuai dengan tingkat pendidikan. Misalnya peserta outbond siswa SD maka permainannya seputar materi matematika tingkat SD yang sesuai untuk kerjasama tim. Contoh permainannya adalah Pos Berkeringat Sehat, Pos Menghitung Bintang, Pos Kotak Ajaib, Pos Pohon Faktor, dan pos-pos lainnya yang permainannya dipilih sesuai kondisi pesertanya.

Dalam pos berkeringat sehat, permainan ini akan disediakan 4 buah kardus yang digunakan sebagai kendaraanuntuk melaju dari garis start sampai finish. Sesampainya di tengah lintasan, regu yang sedang bermain dipersilakan untuk meledakkan satu buah balon yang diikat di tembok ataupun di pohon. Jawab soal yang ada di dalamnya. Setelah menjawab, laju kardus-kardus tadi sampai ke ujung lintasan. Ambillah bendera jawaban yang sesuai kemudian lajukan kardus-kardus tersebutsampai ke garis finish. Untuk pos menghitung bintang, setiap regu yang bermain diberi satu buah bintang dan busur derajat. Masing-masing dari mereka diperintahkan untuk menghitung salah satu sudut yang terdapat pada bintang tersebut.

Untuk pos-pos berikutnya disesuaikan dengan kondisi peserta. Keseluruhan outbond matematika ini berlangsung selama 3 jam, dengan pengaturan 6-8 orang setiap kelompok, kelompoknya diatur sehingga dapat bertemu di pos-pos permainan. Untuk penilaian permainan outbond matematika ini adalah jika menjawab benar akan mendapat point 1, menjawab benar dan epat akan mendapat point tambahan 1, dan menjawab salah mendapat point 0. Keseluruhan nilai-nilai tersebut akan diakumulasikan dan pengumuman nilainya akan seperti teknis pengumuman ajang pencarian bakat di salah satu TV swasta, yaitu dengan menggunakan raport merah dan biru, kemudian akan mendapat hadiah-hadiah.

           Untuk waktu outbond disesuaikan dengan kesepakatan antara siswa, guru dengan pihak pengelola dan pelaksana outbond matematika. Selain itu tempatnya akan berada di tempat khusus outbond yaitu berada di alam terbuka sehingga diharapkan akan muncul rasa cinta terhadap matematika agar nantinya anak lebih menikmati ketika pembelajaran matematika di sekolah.



Sumber:

 Ruseffendi, E. T. 1988. Pengantar kepada Membantu Guru Mengembangkan Kompetensinya dalam Pengajaran Matematika untuk meningkatkan CBSA. Bandung: Tarsito

 Suherman, dkk. 2001. Common Text Book Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer . Bandung: Penerbit JICA-UPI
  Supatmono, Catur. 2009. Matematika Asyik. Jakarta: Grasindo








2 komentar:

Unknown mengatakan...

Your Affiliate Profit Machine is ready -

Plus, making profit with it is as easy as 1-2-3!

Here's how it all works...

STEP 1. Input into the system which affiliate products you want to promote
STEP 2. Add PUSH BUTTON traffic (it LITERALLY takes JUST 2 minutes)
STEP 3. Watch the affiliate system explode your list and sell your affiliate products on it's own!

Do you want to start making profits?

Check it out here

Anonim mengatakan...

The Casino Floor in Biloxi - Jtm Hub
The Casino Floor in Biloxi - Jtm Hub offers 서귀포 출장마사지 an upscale guest-friendly experience at 충주 출장샵 the Biloxi casino 아산 출장안마 resort with views 김포 출장샵 of Lake 아산 출장안마 Michigan and Lake Michigan.

Posting Komentar

 
;